Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal


Pengarang : Prof. Dr. Faruk
Lokasi : Perpustakaan Balai Bahasa DIY
Tahun : 2012


Deskripsi Buku


Seiring dengan yang terjadi di Barat, sejak paroh kedua dekade 1970-an terjadi perkembangan yang pesat dalam kajian sastra ilmiah dengan munculnya berbagai teori baru mengenai karya sastra, dari teori struktural, semiotik, strukturalisme-genetik, resepsi sastra, hingga teori kelisanan. Kecenderungan itu semakin kuat dengan masuknya teori-teori yang lebih baru seperti teori pascastrukturalisme, pascamodernisme, pascakolonialisme, pascamarxisme, feminisme, pascafeminisme sehingga terkesan bahwa posisi keilmiahan kajian sastra sudah tidak dapat diragukan dan digoyahkan lagi. Namun, dari segi yang lain, perkembangan itu cenderung timpang dan bahkan menjadi kontraproduktif bagi ilmu sastra sendiri secara keseluruhan. Dalam waktu yang relatif cepat, sebuah teori segera disusul dan bahkan dikoreksi oleh teori yang baru. Dengan demikian, ahli-ahli sastra, baik di Barat maupun, apalagi, di Indonesia menjadi tidak mempunyai kesempatan untuk menangkap dan merumuskan implikasi metodologis dari berbagai teori tersebut. Bahkan, terutama dalam kasus Indonesia, tidak sedikit para akademisi yang cenderung mengalamai kerancuan pemahaman, dalam pengertian mereka tidak dapat membedakan teori dengan metode. Menjawab situasi itu, penulis buku ini berupaya mencari dan menawarkan cara yang (lebih) masuk akal dan sistemik untuk menggunakan teori-teori itu.

Buku Terkait


Dr. Mahsun, M.S.
2005
Perpustakaan Balai Bahasa DIY
Pusat Bahasa
2008
Perpustakaan Balai Bahasa DIY
Wedhawati dkk.
2010
Perpustakaan Balai Bahasa DIY
Tulus Setiyadi, STP
2018
Perpustakaan Balai Bahasa DIY